![]() |
| Ilustrasi (Foto: dok. Bayi.web.id) |
Anaknya tidak langsung menjawab, dengan raut muka datar ia berkata, "Iya, Bu. nanti aku tanya istriku dulu."
Seakan berat untuk mengiyakan, karena belum tentu isterinya mengiyakan. Ketika Sang Anak masuk ke dalam rumah, ia melihat dus susu anaknya masih ada bandrol harga Rp 50.000, kemudian dia merenung.
Jika 1 dus habis 1 hari x 30 hari x 2 tahun = 36 juta. Dia berfikir, waktu balita dia diberikan ASI oleh ibunya, harganya tak terhingga, super steril, diberikan dengan penuh kasih sayang. Jika didapat oleh seorang anak selama dua tahun, berapa yang harus ia bayar?
Kemudian ia berbalik dan menatap wajah ibunya yang teduh walau telah dimakan usia.
"Dirimu telah memberikan semua kasih sayang, harta dan semuanya kepadaku tanpa pamrih, dan semua itu kuterima dengan gratis. Maafkan anakmu yang durhaka ini yang tidak tahu balas budi," ucapnya.
Segera ia memeluk ibunya dan mengecup keningnya dan memberi uang Rp 3 juta.
Sambil menangis ia berkata, "Ibu, jangan berkata pinjam lagi ya, hartaku adalah juga milikmu, doakan anakmu ini agar selalu berbakti padamu."
Sambil berkaca-kaca ada air bening di pelupuk mata si ibu, ia berkata, "Nak, di setiap keadaan ibu selalu berdoa agar kita semua selalu dikumpulkan di dunia dan di surga nanti dalam kebahagian. Semoga Bermanfaat."
(Sumber: Syamsuddin Ahmad Facebook)


Ibu ....., aku masih ingin mengucapkan "selamat Hari Ibu" kepadamu sambil mencium kakimu untuk kesekian kalinya kemarin... namun aku tersadar bahwa kita sekarang telah terpisahkan oleh ruang dimensi yang berbeda.... ,Sekarang Di dunia ini aku hanya bisa memohonkan maaf dan ampunan-Nya.... " Ya Rabb.... Berikanlah tempat terindah untuk ibuku di sisi-Mu, Kasihanilah ia sebagaimana ia telah mengasih selama ini... aamiiin yan Rabbal alamin
BalasHapus