![]() |
| Islamic State (ISIS/Daesh). (Foto: dok. Press TV) |
Dalam pernyataan kepada Radio Algerie, Jumat (22/1), Lakhdar Brahimi mengatakan, "Daesh (ISIS) adalah organisasi Irak, karena lebih pertama hadir di Irak daripada di Suriah.”
“Ini adalah sebuah organisasi yang dapat digambarkan sebagai 'anak haram' dari pendudukan Amerika di Irak dan ketika pengaruh Iran meningkat di negara itu," katanya, Mi’raj Islamic News Agency (MINA) memberitakannya.
"Daesh (ISIS) juga penerus Al-Qaeda di Irak. Jajarannya termasuk pejabat Irak yang tidak puas dengan perlakuan buruk yang mereka terima dari pasukan Amerika, dan tidak menerima tindakan milisi Syiah yang mencoba memaksakan pengaruhnya di banyak daerah di Irak dengan memerangi kaum Sunni," ujar Brahimi.
Brahimi mencatat, ISIS yang ia gambarkan melakukan tindakan "kekerasan dan ekstrimisme", telah membunuh lebih banyak Muslim dari kelompok lain.
Ia yakin ISIS memperoleh kekuatan militer khusus dari anggota militer Irak dari pemerintahan Presiden Saddam Hussein.
Organisasi ini juga menyita banyak peralatan militer, terutama selama menguasai Mosul dan mencuri 500 dolar AS dari bank.
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar