Kisah Ajaib Zikir Laa Haula Wala Quwwata Illa Billah

(www.Pinterest.com)
(RajaDumay.com) --- Suatu hari Auf bin Malik Al-Asyja'i mendatangi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, lalu berkata kepadanya, "Ya Rasulullah,  anakku Malik ikut perang fi sabilillah bersama engkau, namun ia belum pulang. Apa yang harus saya perbuat?  Padahal semua pasukan sudah pulang,  kecuali Malik."

Rasulullah bersabda, "Kamu dan istrimu perbanyaklah mengucapkan laa haula wala quwwata illa billah (لا حول ولا قوة إلا بالله)."

Auf pun kembali ke istrinya,  maka sang istri bertanya, "Apa yang diberikan Rasulullah kepadamu, ya Auf?" 

Auf menjawab, "Beliau memberi saran kepada saya dan kamu agar mengucapkan laa haula wala quwwata illa billah (لا حول ولا قوة إلا بالله)."

Istrinya tersebut menjawab, "Sungguh benar apa yang dikatakan Rasulullah."

Maka keduanya duduk sambil berzikir لا حول ولا قوة إلا بالله

Malam pun tiba hingga gelap,  lalu ada yang mengetuk pintu.

Auf berdiri  untuk membukakan pintu, ternyata yang datang adalah anaknya Malik. Dia datang membawa rampasan perang.

Maka ayahnya bertanya, "Apa ini?"

Malik menjawab, "Sungguh para musuh telah menangkapku dan mengikatku dengan rantai sangat kencang. Ketika malam tiba,  aku berusaha kabur,  namun aku tidak bisa,  karena rantainya sangat kencang dan berat di tangan dan kakiku. Tiba-tiba aku merasa ikatan rantainya melonggar sedikit demi sedikit, sehingga aku bisa melepaskan tangan dan kakiku. Dan sekarang aku datang membawa harta rampasan kaum musyrikin."

Auf bertanya lagi, "Wahai anakku,  bukankah jarak kita dan musuh itu sangat jauh, bagaimana kamu bisa kembali pulang dalam satu malam?"

Malik menjawab, "Wahai Ayahanda, demi Allah, ketika aku lepas dari ikatan rantai, aku merasa seakan-akan malaikat membawaku dengan sayapnya."

Maka Auf pun mendatangi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam untuk menceritakan kabar tersebut. Namun sebelum ia menyampaikan kabar tersebut,  Rasulullah bersabda, "Berbahagialah engkau, wahai Auf.  Sungguh Allah telah menurunkan ayat Al-Quran terkait urusanmu:

ۦ مَن كَانَ يُؤۡمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأَخِرِ‌ۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُ ۥ مَخۡرَجً۬ا (٢) وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُ‌ۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُ ۥۤ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَـٰلِغُ أَمۡرِهِۦ‌ۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىۡءٍ۬ قَدۡرً۬ا (٣)

"...Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. (2) Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan [keperluan] nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan [yang dikehendaki] Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS. Ath-Thalaq [65] ayat 2-3)

Ketahuilah bahwa لا حول ولا قوة الا بالله  adalah harta mahal dari bawah singgasana Allah. Ia juga merpakan obat untuk 99 penyakit, penyakit terkecilnya adalah rasa gundah."



Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar