Rasulullah Paling Takut Dengan LGBT

Ilustrasi (dok. Knights-of-masjid.blogspot.co.id)
(RajaDumay.com) --- Tak diragukan lagi kita hidup di zaman di mana fitnah melanda semua sisi hidup. Betapa berat ujian yang datang untuk generasi hari ini.

Setiap umat telah diperingatkan akan bahaya fitnah akhir zaman termasuk fitnah lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang merupakan agenda konspirasi zionis Dajjal. Hanya orang -orang yang lalai yang menganggap ini sebagai konspirasi yang lucu, cerita yang tidak perlu dibesar-besarkan. Dan hal yang biasa -biasa saja.

Beberapa peringatan Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wassalam yang patut kita renungi jangan sampai kita masuk dalam gelombang fitnah ini.

"Segeralah kalian melakukan amal saleh, sebab akan terjadi fitnah besar bagaikan gelap malam yang sangat gulita. Ketika itu seseorang pada pagi hari beriman, tiba-tiba pada sore berbalik kafir, atau pada sore masih beriman tiba-tiba pagi telah kafir. Mereka menukar agama mereka dengan sedikit keuntungan dunia." (Shahih Muslim: 169)

"Sungguh kamu akan mengikuti tradisi orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal sampai pun mereka masuk ke lobang biawak kamu akan ikut juga.” Sahabat bertanya, “Apakah mereka itu Yahudi dan Nasrani, ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Siapa lagi?” (Shahih Bukhari: 3197; Shahih Muslim: 4822; Musnad Ahmad: 7990)

“Sendi-sendi Islam akan lepas satu demi satu, setiap satu sendi lepas manusia akan berpegang sekuatnya dengan berikutnya. Sendi yang akan pertama lepas adalah pemerintahan, dan yang terakhir adalah salat.” ( Musnad Ahmad: 21139)

Dan hadist Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wassalam yang menjelaskan tentang fenomena kebejatan moral ini, yakni propaganda incest dalam film-film Yahudi yang terang-terangan dipertontonkan LGBT.

"Pasti akan datang kepada ummatku, sesuatu yang telah datang pada bani Israil seperti sejajarnya sandal dengan sandal, sehingga apabila di antara mereka (Bani Israil) ada orang yang menggauli ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan maka pasti di antara ummatku ada yang melakukan demikian." (at-Tirmidzi: 2565)

Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wassalam mengajarkan kita untuk senantiasa berdoa dalam solat setelah tahiyat akhir sebelum salam.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

“Jika salah seorang di antara kalian melakukan tasyahud, mintalah perlindungan pada Allah dari empat perkara: Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari siksa Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, dan dari kejelekan fitnah Al Masih Ad Dajjal.” (HR. Muslim no. 588).

Terkait LGBT, sangat keras Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wassalam berpesan kepada umatnya.

Rasullullah Sallallahu 'Alahi Wassalam bersabda, “Barang siapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth, maka bunuhlah kedua pelakunya” (HR Tirmidzi : 1456, Abu Dawud : 4462, Ibnu Majah : 2561 dan Ahmad : 2727)

Dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wassalam bersabda, 
“Sesungguhnya yang paling aku takuti (menimpa) umatku adalah perbuatan kaum Luth” (HR Ibnu Majah : 2563, 1457. Tirmidzi berkata : Hadits ini hasan Gharib, Hakim berkata, Hadits shahih isnad)

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali)” (HR Nasa’i dalam As-Sunan Al-Kubra IV/322 No. 7337)

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah tidak mau melihat kepada laki-laki yang menyetubuhi laki-laki atau menyetubuhi wanita pada duburnya” (HR Tirmidzi : 1166, Nasa’i : 1456 dan Ibnu Hibban : 1456 dalam Shahihnya. Keterangan: hadits ini mencakup pula wanita kepada wanita)

Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Sallallahu 'Alahi Wassalam bersabda, “Itu adalah liwat kecil, yakni laki-laki yang menggauli istrinya di lubang duburnya” (HR Ahmad : 6667)


Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar