![]() |
| Pasukan nyamuk, pembawa virus Zika. (Foto: Getty Images/Christophe Simon) |
(RajaDumay.com) --- Untuk mencegah kedatangan
virus Zika yang dibawa oleh nyamuk, masyarakat harus kembali memperhatikan
kebersihan lingkungan.
Hal itu disampaikan oleh dokter spesialis
penyakit dalam IGD Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Hadiki Habib kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA),
Selasa (2/2) di Jakarta.
Virus Zika kini menjadi perbincangan
dikalangan masyarakat Indonesia.
Virus yang dibawa oleh nyamuk aides
albopictus itu menyerang
negara yang beriklim tropis. Sebelumnya virus itu menyerang di negara-negara
Amerika Selatan.
“Di Indonesia virus Zika baru ditemukan di
daerah Jambi. Saat ini di Jakarta belum ada pasien yang ditangani terjangkit
virus Zika,” ujarnya.
Menurutnya, kebersihan lingkungan harus tetap
diperhatikan guna mengurangi kemungkinan datangnya pembawa virus Zika. Virus Zika
yang menyerang RNA (Ribonucleic Acid atau Asam Ribonukleat) ini
berkembang dari endemik menjadi epidemik yang menyebabkan virus itu dapat
meluas.
Masyarakat tetap harus
melakukan kebersihan lingkungan secara rutin dengan cara melakukan 3M,
Menguras, Menutup dan Mengubur.
Menurut dokter Habib, virus Zika hampir sama
dengan virus yang ada di dalam nyamuk aides aigypti, hanya saja virus Zika menyerang organ tubuh
yang menyebabkan kelumpuhan otak anak yang tidak berkembang secara normal bagi
ibu yang sedang mengandung.
“Jika dibandingkan dengan risiko angka
kematian, pennyakit DBD lebih besar dibanding virus Zika,” katanya.
Gejala orang yang terkena
virus Zika hampir sama dengan DBD pada umumnya, yang membedakan hanya adanya
kelumpuhan yang terjadi pada anak bagi ibu hamil serta nyeri otot yang
berlebih.
Habib menegaskan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir berlebih akan virus itu, sebab di Indonesia masih aman.
Habib menegaskan, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir berlebih akan virus itu, sebab di Indonesia masih aman.
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar