Tiga Relawan Indonesia di Palestina Pulang ke Tanah Air

Site Manager RS Indonesia Ir. Edy Wahyudi (kiri) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: MER-C)
(RajaDumay.com) --- Tiga relawan Indonesia yang membangun Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza, Palestina, dijadwalkan tiba di tanah air malam ini.

Ketiga relawan dari lembaga medis kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia itu adalah Site Manager RS Indonesia Ir. Edy Wahyudi, Karidi dan Miyanto.

Ketua Presidium MER-C dr. Henry Hidayatullah mengatakan kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA) bahwa relawan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Selasa (16/2) malam pukul 22.45 WIB.

“Ternyata ada perubahan pesawat, jadinya naik (pesawat) Etihad karena bagasi bisa sampai 46kg. Tiba di Jakarta besok jam 10.45 malam,” kata Henry mengutip pesan singkat yang diterimanya dari relawan pada Senin (15/2).

Sebelumnya, ketiga relawan yang berasal dari jaringan Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor itu dijadwalkan tiba di tanah air Selasa sore pukul 15.45 WIB.

Pada Ahad, setelah 1,5 tahun berada di Jalur Gaza, ketiga relawan akhirnya berhasil keluar dari Jalur Gaza yang diblokade, setelah mengantri selama dua hari di perbatasan Rafah, Mesir.

Sebelumnya, tidak ada kejelasan tentang pembukaan gerbang Rafah, perbatasan yang memisahkan Mesir dan Jalur Gaza. Pada akhirnya Pemerintah Mesir membuka Rafah untuk dua hari, Sabtu (13/2) dan Ahad saja. Hanya sedikit orang yang bisa keluar dari Gaza pada hari itu.

Dari Rafah menuju Kairo, kendaraan yang tumpangi oleh relawan harus melalui 20 pos pemeriksaan.
Kini di Gaza, tersisa dua relawan Indonesia, yaitu Muhammad Hussein dan Reza Aldilla.

RS Indonesia sendiri sudah diserahkan secara penuh oleh pemerintah di Jalur Gaza. Dana pembangunan RS Indonesia sepenuhnya bantuan dari rakyat Indonesia dan dibangun sepenuhnya oleh relawan Indonesia. 

(Sumber: MirajNews.com/id)
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar