(RajaDumay.com) ---- Kepolisian Israel mengatakan, dua warga Palestina tewas
dalam baku tembak dengan polisi Israel setelah diduga menyerang sebuah bus di
Yerusalem.
Setidaknya satu orang menderita luka parah setelah seorang pria
melepaskan tembakan ke sebuah light rail
yang berhenti di dekat gerbang baru kota tua, Rabu (9/3).
Aksi penembakan terbaru ini bagian dari serangkaian serangan
yang terjadi bertepatan dengan kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe
Biden pada Selasa.
Polisi mengatakan, serangan dimulai di lingkungan Yahudi
ultra-Ortodoks Yerusalem utara. Demikian Mi’raj Islamic News Agency (MINA) memberitakannya.
Juru bicara polisi Israel Micky Rosenfeld mengatakan,
awalnya, penumpang di bus melihat dua orang bersenjata dan mendengar tembakan.
Seorang pengendara merespon dengan menembak ke arah tersangka yang melarikan
diri dengan mobil.
Kedua penyerang kemudian ditembak oleh polisi di luar Kota
Tua.
Seorang pejabat setempat mengatakan kepada kantor berita
Palestina, Ma’an, dua warga Palestina ditembak dalam insiden itu dan ambulans Bulan
Sabit Merah Palestina dicegah untuk mengakses mereka.
Dalam insiden terpisah, seorang warga Palestina ditembak setelah
ia berusaha untuk menikam seorang tentara di dekat Salfit di Tepi Barat yang
diduduki. Ia kemudian meninggal karena luka-lukanya. Penyerang dilaporkan
adalah seorang anak 16 tahun.
Sejak awal Oktober, 194 warga Palestina dan 28 orang Israel
tewas.


0 komentar:
Posting Komentar