![]() |
| Ilustrasi (Shoutussalam.com) |
Oleh: Ali Farkhan Tsani, Redaktur Senior Kantor Berita Islam MINA (Mi’raj Islamic News Agency)
Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,
وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلۡقُرۡءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ۬ وَرَحۡمَةٌ۬ لِّلۡمُؤۡمِنِينَۙ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّـٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارً۬ا
Al-Quran dapat dikatakan sebagai pengobat hati yang sedang galau, dilanda rindu, resah gelisah, dan gundah pikiran.
Ini seperti disebutkan di dalam sebuah kisah pada masa sahabat. Ketika suatu hari, seseorang menemui sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, salah satu sahabat besar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, untuk meminta nasihat.
Katanya, ”Wahai Ibnu Mas’ud, berilah nasihat yang dapat kujadikan sebagai obat bagi jiwaku yang sedang gelisah. Dalam beberapa hari ini, aku merasa tidak sakinah, tidak tenang, jiwaku resah (galau), dan pikiranku gundah. Makan tak enak, tidur pun tak nyenyak.”
Maka, Ibnu Mas’ud menasihatinya, ”Kalau itu penyakit yang menimpamu, bawalah dirimu mengunjungi tiga tempat. Pertama, datanglah ke tempat orang yang sedang membaca Al-Quran. Di sana, engkau ikut membaca Al-Quran atau cukup mendengarkannya dengan baik. Kedua, pergilah ke tempat majelis taklim yang mengingatkan hati kepada Allah. Atau Ketiga, carilah tempat yang sepi di malam sunyi. Di sana, engkau menyendiri bersama Allah waktu tengah malam buta untuk salat tahajud. Lalu, mintalah kepada Allah ketenangan jiwa, ketenteraman pikiran, dan kemurnian hati.”
Nasihat itu seiring dengan petuah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang mengajarkan keadaan setiap penghuni rumah tangga Muslim agar menghiasi rumahnya dengan alunan ayat-ayat suci Al-Quran. Sebab, rumah yang di dalamnya tidak dibacakan ayat-ayat Al-Quran akan banyak keburukan perilaku, kegersangan jiwa, dan kesempitan pandangan kehidupan.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengingatkan di dalam hadits:
لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ قُبُورًا
(Sumber: MirajNews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar