(RajaDumay.com) --- Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin mengumumkan akan mulai menarik pasukannya dari Suriah, Selasa (15/3).
Pernyataan itu disampaikan pada pertemuan dengan Menteri
Pertahanan Rusia Sergei Shoigu dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Anadolu Agency memberitakannya.
Namun, basis Rusia di Tartus dan Khmeimim, Suriah, dapat
terus beroperasi.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Putin juga
membahas dan mengkoordinasikan keputusan awal penarikan pasukannya dari Suriah
dengan sejawatnya Presiden Bashar Al-Assad.
Sementara itu, kantor berita SANA mengatakan, Rusia dan
rezim Suriah telah sepakat untuk mengurangi keberadaan angkatan udara Rusia di
Suriah.
"Setelah sukses Angkatan Darat Suriah dalam memerangi
terorisme dan mendapatkan kembali keamanan dan keselamatan bagi banyak daerah
di Suriah yang bekerjasama dengan angkatan udara Rusia, Presiden Assad dan
Putin sepakat selama percakapan telepon untuk mengurangi jumlah angkatan udara
Rusia di Suriah," kata SANA.
Pengurangan sejalan dengan dimulainya putaran baru
pembicaraan untuk menyelesaikan krisis Suriah yang dimulai di Jenewa, Senin.
Rusia meluncurkan intervensi militer di Suriah pada
akhir September tahun lalu, setelah permintaan resmi oleh rezim Assad.


0 komentar:
Posting Komentar