![]() |
| Seorang wanita Suriah menggendon kedua balitanya usai serangan bom. (Foto: Getty Images) |
(RajaDumay.com) --- Di masa sepekan gencatan senjata antara rezim dan oposisi
Suriah, setidaknya 130 orang tewas di lapangan, sumber-sumber lokal melaporkan
pada Sabtu (5/3).
Aktivis menggambarkan gencatan senjata di Suriah “rapuh”,
karena terjadi pelanggaran setiap hari oleh pihak yang terlibat konflik. Demikian dikutip dari Mi’raj Islamic News Agency
(MINA).
Gencatan senjata dijadwalkan selam satu pekan lagi, di
tengah persiapan dialog damai yang dituanrumahi oleh PBB di Jenewa.
Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura mengatakan,
pembicaraan awalnya akan dimulai pada Senin (7/3) di Jenewa, tapi akan diundur
dan delegasi akan tiba pada Rabu (9/3).
Menurut PBB, penundaan itu disebabkan oleh "alasan
logistik dan teknis serta demi berlangsungnya gencatan senjata".
"Saya melihat kami akan mulai pada 10 Maret," kata
de Mistura kepada harian Al Hayat.
Lebih dari 280.000 orang telah tewas selama lima tahun
konflik di Suriah, di tengah meningkatnya krisis pengungsi di regional dan
Eropa yang disebabkan oleh perang yang terus berlangsung.
(Sumber: Mirajnews.com/id)


0 komentar:
Posting Komentar