![]() |
| (dok. Bolasportek.com) |
(RajaDumay.com) --- Kelompok Islamic State (ISIS/Daesh) di Mosul, Irak telah
melarang toko-toko olahraga menjual pakaian olahraga.
Aktivis lokal pada Sabtu mengatakan, pasukan keamanan ISIS
(polisi hisbah) berpatroli di pasar Mosul Irak sejak tiga hari, menangkap sejumlah
orang, termasuk seorang perempuan karena melanggar pakaian aturan Islam serta menangkap
orang-orang yang mencukur jenggotnya.
Hal ini bertepatan dengan pengepungan yang dilakukan oleh
tentara Irak dan pasukan Peshmerga Kurdi terhadap Mosul.
Pasukan pemerintah juga didukung oleh pasukan koalisi
pimpinan Amerika Serikat.
Berbicara kepada ARA News
yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency
(MINA), aktivis media di Mosul Abdullah
al-Malla mengatakan, patroli polisi Hisbah ISIS telah menginformasikan kepada pemilik
toko olahraga di pasar Dawasa Mosul tentang pelarangan penjualan pakaian
olahraga.
Malla mengutip perkataan petugas polisi hisbah bahwa menjual
dan memakai pakaian olahraga sebagai "meniru buta budaya kafir Barat".
"Polisi hisbah memerintahkan pemilik toko
olahraga untuk menjual pedang, tombak dan sadel bukannya atribut olahraga,"
kata sumber itu kepada ARA News. (Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar