![]() |
| Nitish Kumar, Ketua Menteri Bihar, negara bagian India. (Foto: India.com) |
(RajaDumay.com) --- Negara bagian Bihar di India melarang total segala bentuk penjualan
alkohol sebagai pemenuhan janji pemilu yang dibuat oleh Ketua Menteri negara
bagian Nitish Kumar.
"Minuman keras tidak akan dijual di dalam bar, pub atau
hotel dari sekarang dan seterusnya," kata Nitish Kumar pada konferensi
pers di ibukota negara bagian, Patna, sehari setelah larangan dilaksanakan di
negara bagian berpenduduk 100 juta itu.
Pada pemilihan umum ulang November tahun lalu, Kumar telah
berjanji untuk melarang minuman keras.
Dikutip dari MirajNews.com/id, Menteri Keuangan Bihar, Abdul Bari Siddiqui mengatakan
kepada Al Jazeera, masyarakata merespon positif dan itu adalah permintaan
dari kaum perempuan.
Pada hari Kamis pekan lalu, majelis negara mengesahkan sebuah
RUU untuk melarang minuman keras di negara bagian itu. RUU itu memiliki
ketentuan hukuman mati bagi mereka yang bergerak di bidang manufaktur atau perdagangan
ilegal minuman keras.
Sebelumnya pemerintah telah disalahkan karena adanya kasus
orang meninggal karena minuman keras.
Bihar telah menjadi negara bagian keempat setelah Gujarat,
Nagaland dan Mizoram yang memaksakan larangan minuman keras.
Menteri Keuangan mengatakan, dalam masalah pengumpulan
pendapatan, pemerintah tidak bisa membiarkan racun disajikan kepada rakyat.
Salah satu alasan terbesar di balik larangan alkohol karena
minuman itu berperan besar dalam kasus kekerasan terhadap perempuan.
Sementara itu, kritik mengatakan bahwa larangan total akan
menyebabkan kerugian pendapatan dan akan membuat Bihar miskin, menimbulkan pasar
dan produksi gelap.


0 komentar:
Posting Komentar