![]() |
| Asaad Al-Zoubi. |
(RajaDumay.com) --- Kelompok oposisi utama Suriah, Komite Negosiasi Tinggi (HNC)
mengatakan, rezim Presiden Bashar Al-Assad telah melakukan sekitar 2.000 pelanggaran
terhadap gencatan senjata.
Selain itu, pemimpin mediator HNC Asaad Al-Zoubi mengatakan
kepada wartawan pada Rabu (13/4) di Jenewa juga mengatakan, lah rezim juga temenjatuhkan
420 bom barel pada Maret saja.
Dikutip dari Mirajnews.com/id, menurut Zoubi, pemerintah Suriah telah mencemooh semua
resolusi PBB dan berdalih untuk menghindari pembicaraan damai.
Zoubi menggambarkan Presiden Assad sebagai "penyakit
yang telah menyerang Suriah", yang hanya dapat disembuhkan setelah ia dan
tokoh rezim lainnya lengser.
Sebuah gencatan senjata antara pemerintah dan oposisi
moderat Suriah telah disepakati yang ditengahi oleh Amerika Serikat (AS) dan
Rusia. Gencatan Suriah berlaku sejak 27 Februari, tetapi pertempuran baru di
Suriah utara dalam empat hari terakhir telah menewaskan lebih dari 100 orang.


0 komentar:
Posting Komentar