![]() |
| Ilustrasi. (dok. Genfire) |
Tel Aviv, 1 Rabi’ul
Awwal 1438/1 Desember 2016
Setelah kebakaran
melanda wilayah luas Israel, pemerintah Yahudi itu pada Kamis (1/12) membentuk dan meluncurkan
Asosiasi Perlidungan Api Nasional pertama yang mengikuti model Amerika yang
sukses diciptakan untuk mengajar keselamatan dalam kebakaran serta meminimalkan korban
jiwa dan kerusakan.
Shmuel Netanel menjabat sebagai insinyur sekaligus ketua proteksi kebakaran pertama Israel.
Ia mengungkapkan,
sudah 350 orang yang akan hadir dalam acara pelucuran pada Kamis di Avenue Convention Hall, di luar Tel
Aviv. Demikian Jpost.com
memberitakan.
Netanel mencatat
bahwa banyak bangunan negara tidak memiliki protokol keselamatan api yang tepat
dan tidak cukup banyak orang yang terlatih untuk melakukan keselamatan dalam
kebakaran.
"Penghuni
Bangunan tidak tahu tentang langkah-langkah keselamatan api dan tidak tahu apa
yang harus dilakukan dalam keadaan darurat," katanya. "Jadi, kami yakin
bahwa secepat mungkin, kita perlu memulai program nasional ini untuk membantu
mencegah kebakaran, dan melatih orang-orang bagaimana untuk bereaksi jika api memang
menyala."
Organisasi itu saat
ini memiliki lebih dari 200 relawan.
Netanel bermaksud
akan menghubungi setiap pemilik dan manajemen perusahaan perumahan dan bangunan
bisnis di Israel untuk mengajari mereka langkah-langkah keamanan yang efektif.


0 komentar:
Posting Komentar