Pemuda Israel Bakar Ban dan Blokir Jalan Protes Evakuasi Amona

Ilustrasi. (dok. Time of Israel)
Tepi Barat, 1 Rabi’ul Awwal 1438/1 Desember 2016


Puluhan pemuda Israel membakar ban dan memblokir jalan raya di Tepi Barat pada Rabu (30/11) sebagai protes terhadap rencana penghancuran pos ilegal pemukim Yahudi, Amona.


Reaksi ini menjadi tanda-tanda kekerasan akan terjadi saat polisi mempersiapkan kemungkinan terjadinya konfrontasi menjelang pembongkaran.


Dikutip dari Time of Israel, dua orang ditangkap karena mengganggu ketenangan selama demonstrasi yang mendukung keberadaan pos Amona yang berlangsung di Route 60, dekat pemukiman Ofra.


Menurut polisi, beberapa lusin warga Israel membuat barikade di jalan raya dengan batu dan ban yang dibakar.


Para pengunjuk rasa lainnya menyebar ketika petugas muncul dan segera membersihkan jalam untuk lalu lintas.


Putusan Pengadilan Tinggi Israel memerintahkan untuk melakukan evakuasi terhadap pos Amona pada 25 Desember, karena pemukiman itu dibangun di atas tanah pribadi warga Palestina pribadi.


Di saat yang sama, anggota parlemen sayap kanan Israel sedang berusaha untuk menemukan solusi yang bisa mencegah pembongkaran pos itu.


Saat ini, pasukan keamanan Israel sedang mempersiapkan diri untuk kemungkinan bentrok saat pembongkaran pos.



Pada tahun 2006, lebih dari 220 orang terluka dalam bentrokan dengan pasukan keamanan selama penghancuran sejumlah rumah di pos tersebut.
Share on Google Plus

About Rudi Hendrik

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar