| Ilustrasi (Foto: Potterybarn.com) |
اَللَّهُـمَّ
كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ
Islam mengajarkan agar kita dapat menjaga penampilan dan
kelakuan atau akhlak kita, karena sejatinya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
إِنَّ
اللهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
Artinya, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai
keindahan.” (Potongan HR. Muslim)
Untuk itu, ketika akan bepergian atau menghadiri acara, kita
disunnahkan untuk bercermin dan berias sesuai dengan adab dan batasan-batasan
tertentu.
Berikut beberapa tahapan bagi seorang Muslim saat bercermin:
1. Membaca doa bercermin. Sebelum berias dan bercermin, kita
terlebih dahulu disunahkan untuk membaca doa bercermin sembari berniat dengan
ikhlas supaya menjadi pribadi yang sederhana lagi rapi. Salah satu doa
bercermin yang populer adalah:
اَللَّهُـمَّ
كَمَا حَسَّـنْتَ خَلْقِـيْ فَحَسِّـنْ خُلُقِـيْ
Allaahumma kamaa hassanta
kholqii fa hassin khuluqii.
Artinya, “Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku
dengan baik, maka perbaikilah akhlakku.” (HR. Ibnu Sunni dari Ali bin Abi
Thalib radhiyallahu ‘anhu).
Ada pula riwayat yang menyebutkan bahwa doa ini adalah doa
yang dibaca pula oleh Nabi Yusuf ‘Alaihissalam.
2. Bersyukur saat bercermin. Setelah membaca doa bercermin
tersebut, kita kemudian dianjurkan untuk bersyukur atas segala sesuatu yang
diberikan Allah pada diri kita.
3. Jangan tinggi hati atau sombong dan jangan pula merasa
rendah diri atas apa yang Allah berikan pada diri Anda, karena semua yang Anda
miliki itu akan hilang tergerus oleh waktu.
4. Mulailah merias diri. Setelah membaca doa bercermin dan
bersyukur, mulailah merias diri Anda. Meriaslah secara sederhana, jangan
berlebihan, dan ikuti rambu-rambu yang sudah digariskan dalam Islam. Misalnya:
jangan berlama-lama berada di depan cermin, jangan memakai perhiasan berlebihan,
perempuan yang sedang berkabung tidak diperkenankan memakai perhiasan,
wewangian jangan mengandung alkohol, khusus laki-laki jangan gunakan emas dan
kain sutra, potong kuku, pendekan kumis, sisir rambut, dan rapikan jenggot,
serta aturan lainnya yang dianjurkan dan dilarang dalam Islam.
Mi’raj Islamic News
Agency (MINA)

0 komentar:
Posting Komentar