Novel "Cinta Seleher Botol"
Oleh Rudi Hendrik
Seorang gadis cantik berkulit putih bersih
berambut pendek sebatang leher datang menghampiri mereka. Mengenakan baju merah
cerah semerah lipstiknya, berlengan pendek yang memberi efek ceria di mata
orang yang memandang. Ia mengenakan rok merah pula sepanjang betis, tapi ada
belahan di kanan kiri setinggi atas lutut. Gadis itu tidak lain adalah Rani,
kakak Rina.
“Astaga!” pekik Rani terkejut saat mengenali
wajah gadis berjilbab putih. “Rina? Mau ke acara apa lu pakai jilbab begitu?”
Meski Rina telah berhijab selama empat hari,
tapi baru kali ini Rani melihat Rina dengan versi barunya, terlebih tidak ada
yang memberitahukan kepadanya bahwa adiknya itu telah merubah gaya hidupnya.
Pertanyaan Rani itu membuat semua tertawa,
kecuali Rani sendiri.
“Kenapa sih?” tanya Rani jadi merengut heran,
karena ditertawakan.
Irma lalu merangkul belakang bahu Rani dan
berkata, “Rina itu sekarang berjilbab, sejak Kamis lalu.”
“Hah! Gak salah?” Rani kembali terkejut.
“Iya, enggak salah!” sahut Rina agak ketus.
“Makanya gua kalau dapat calon kakak ipar enggak benar, gua enggak setuju lu
nikah!”
Perkataan adiknya itu cukup mengena di hati
Rani. Namun, Rani mencoba menutupinya dengan mengatakan, “Tentu yang terbaik
dong, Rin.”
“Kalau gitu, hadiah buat elu gua tunda,” kata
Rina kepada Rani.
“Memang lu mau ngasih gua hadiah?” tanya
Rani, seolah tidak percaya. Sebab, sejak kecil Rina tidak pernah memberikannya
hadiah, justeru ia yang pernah memberikan hadiah ke adiknya itu, meski itu
sudah beberapa tahun yang lalu.
“Kalau enggak mau gak masalah,” kata Rina,
lalu beralih kepada ibunya, “Papa di mana, Ma?”
“Di kamar,” jawab Irma.
“Oh ya, Ran, ini sahabat gua, Badar namanya,”
kata Rina memperkenalkan Barada yang nama panggilannya Badar.
Barada dengan tersenyum membungkuk lagi seperti
orang Jepang kepada Rani yang lebih tua usianya. Rani hanya agak mendelik
melihat adat Barada, lalu ia tertawa kecil. Irma juga tertawa kecil.
“Mbak Lina, tolong antar Badar ke kamar gua!”
perintah Rina kepada pembantu perempuannya. Lalu izinnya kepada Barada, “Gua ke
Papa dulu ya, Badar.”
“Ya,” jawab Barada singkat.
Rina segera pergi meninggalkan ruang tamu itu
dengan membawa sebuah paper bag.
Setibanya di depan sebuah pintu, Rina mengetuk.
“Assalamu
‘alaikum, Pa!” ucap Rina.
Salam itu mengejutkan Dedy yang memilih sibuk
dengan pekerjaannya di depan komputer. Baru kali ini ada ketukan di pintu
kamarnya yang disusul dengan ucapan salam, tapi ia kenal pemilik suara salam
itu.
Tampak lemari besar di kamar luas itu rusak
pada bagian cerminnya. Beberapa jam yang lalu, pecahan-pecahan kaca yang
berserakan di mana-mana sudah dibersihkan oleh pembantu.
“Wa
‘alaikum salam!” jawab Dedy tanpa beranjak dari duduknya. “Masuk!”
Rina lalu membuka pintu kamar yang memang
tidak terkunci. Dilihatnya sang ayah sudah menengok memandang kepadanya.
Rina langsung lemparkan senyum, membuat
perasaan Dedy langsung terasa nyaman, meski wajahnya tetap menunjukkan
kedinginan tanpa senyum.
“Kenapa, Rin?” tanya Dedy dingin.
Dengan ekspresi senang, Rina menghampiri
ayahnya, sambil katanya, “Suprise
untuk Papa, ini hadiah pertama dari Rina untuk Papa.”
“Hadiah?” ucap ulang Dedy, sama dengan yang
lainnya. Wajahnya menunjukkan keheranan, meski Rina telah menyodorkan paper bag di tangannya kepada ayahnya
itu.
“Iya, makanya suprise, Pa!” tandas Rina dengan senyum cantiknya.
Meski sikapnya masih terlihat dingin
menyikapi suprise dari puterinya itu,
tapi dalam hati Dedy ada seuntai kebahagiaan yang muncul di saat kedukaan dan
kemarahan sedang mengeram di dasar perasaannya oleh sebab kehamilan Rani
sebelum menikah.
Seraya menatap curiga kepada Rina, Dedy
bangkit dari duduknya dan menerima hadiah putrinya yang untuk pertama kali
baginya.
“Ya Allah, anak nakal ini memberiku hadiah,
pertanda apa ini?” tanya batin Dedy seraya tajam menatap wajah anaknya.
Dedy mengeluarkan isi tas itu, sementara Rina
berdiri seraya terus tersenyum, meski wajah ayahnya begitu dingin.
Setelah dibuka, ternyata ada tiga item di
dalam tas itu. Sebuah sarung, sebuah baju dan sebuah peci berwarna putih.
Mengetahui Rina memberikan hadiah berupa seperangkat pakaian salat, satu rasa
yang begitu mengharu biru melanda perasaan hati terdalam Dedy.
Dedy memilih membuka bungkusan baju. Ternyata
sebuah baju koko putih berbahan tebal dan berhiasan bordiran yang bagus di
sepanjang tepian kancingnya.
Allaaahuakbar
Allaaahuakbar!
Tiba-tiba suara lantunan azan Magrib masuk
terdengar ke dalam kamar itu. Hadiah pakaian salat di waktu azan Magrib sangat
membuat jiwa Dedy terguncang. Ia tidak bisa lagi menahan emosinya.
“Huuk huuk!”
Pria dingin itu akhirnya menangis dan memeluk
puterinya. Rina yang sejak awal begitu gembira, berubah heran, hingga akhirnya
ia pun terbawa dalam kesedihan ayahnya. Rina pun menangis. Ia balas memeluk
erat ayahnya.
Inilah “keajaiban” bagi Dedy dan Rina.
Selama ini, keluarga kaya raya ini hidup
dalam kehampaan, tidak ada keakraban selain hanya sapa dan dialog seperlunya.
Dedy dan isterinya adalah pengusaha yang sibuk. Sejak menginjak sekolah SMP,
Rani dan Rina sudah tidak terkendali dan tumbuh menjadi gadis-gadis yang hidup
bebas tidak mau diatur oleh orang tua. Apa yang kedua gadis ini mau dan suka,
maka itu yang mereka lakukan.
Rani memilih kuliah sambil bekerja di sebuah
manajemen rumah produksi di bidang hiburan yang banyak bergaul dengan
orang-orang entertainment dan akrab
dengan artis-artis. Hingga akhirnya ia memetik hasil berupa kehamilan di masa
pacaran sebelum menikah.
Rina hidup dengan kebanggaan kekayaan orang
tua dan menjadi siswi terpopuler dengan kecantikannya di sekolah. Selain
seorang pelajar kelas dua di SMK, Rina juga memegang status ketua sebuah geng
siswi perempuan, meski pagi tadi ia telah menyatakan mundur dan keluar dari
kelompok gengnya.
Sejak empat hari lalu, tiba-tiba Rina
memutuskan untuk berhijab dan mulai merubah gaya hidup materialistis untuk
menuju kepada gaya hidup yang religius.
Dedy melepaskan pelukannya. Ia memegang kedua
bahu puterinya dan menatapnya dalam tangisan.
“Papa akan mulai salat, Papa akan mulai
salat!” kata Dedy dalam sesegukan tangisnya. Ia merasa benar-benar bersyukur.
Jenis hadiah yang puterinya berikan, sangat jelas maksudnya apa.
Suasana mengharu biru yang diiringi lantunan
azan Magrib tampak begitu indah. Dua hati antara ayah dan anak perempuannya
menyatu dalam satu rasa. Keduanya merasa, ada hidayah dan rahmat Allah yang
turun kepada mereka.
“Terima kasih, Pa,” ucap Rina, lalu kembali
memeluk tubuh ayahnya. Kali ini, justeru tangis Rina yang meledak. Meski ia membelikan
hadiah untuk ayahnya sejak siang tadi, tapi justeru saat ini seolah ia baru
menemukan rasa cinta yang begitu dalam kepada ayahnya. Sekarang ia merasa
sangat mencintai ayahnya.
“Kamu harus terus bersahabat dengan temanmu
yang berjilbab itu,” bisik Dedy, merujuk pada sosok Barada.
Memang, sosok Barada lah yang sangat
mempengaruhi perubahan diri Rina. Teman sekolah beda kelas yang Rina akrabi
sejak sepekan yang lalu.
Bersambung: Kejutan di Sore Hari (4C)


AYO BURUAN BERGABUNG BERSAMA KAMI DI
BalasHapus======== WWW.BOLA206.NET ========
Hanya 1 Rekening Anda Sudah Bisa Bermain Di Bola206
1 User id Sudah Bisa Bermain Semua Game Di bawah Ini.
- BANDAR SABUNG AYAM S1288 & CF88 ( LIVE )
- BANDAR SABUNG BANTENG CF88 ( LIVE )
- SBOBET BOLA
- SBOBET CASINO
- ION CASINO
- IBCBET/MAXBET
- CMD
- GD88
- 855CROWN
- 988bet
- MAXBET
- FISH HUNTER ( TERBARU )
Minimal DP & WD 50RB
Proses DP & WD HANYA 2 MENIT
( Via Live Chat ) Respon Cepat
Costumer Service 24 Jam Online :
Pin BBM : 2BE31C1E
Pin BBM : D62C46CB
Line :+85593841628
Skype : Bola206
FB : Bola_206
Twitter : Bola206
Pinterest : Bola206
Dapatkan juga :
Bonus Rollingan Casino 1%
Bonus Cashback Sabung Ayam & SPORTBOOK 5%
Bonus Refferral SPORTBOOK 2,5% SEUMUR HIDUP
======== WWW.BOLA206.NET ========
http://www.bola206.ml/2017/05/agent-betting-online-terpercaya-sejak.html
http://www.infobolahot206.tk/2017/06/madrid-ingin-jual-bale-ke-mu.html
http://www.informasiterdepanseputarkehidupankita.tk/2017/06/polisi-periksa-ketua-rw-korban.html
http://www.infohotdunia206.tk/2017/06/dipastikan-aman-konser-rock-am-ring.html
http://www.politikhotindonesia.tk/2017/06/ketum-ppp-cek-sound-dua-kepala-daerah-1.html
http://www.infounik206.tk/2017/06/tahukah-kamu-mengapa-tinggi-kasir.html
AYO BURUAN BERGABUNG BERSAMA KAMI DI
BalasHapus======== WWW.BOLA206.NET ========
Hanya 1 Rekening Anda Sudah Bisa Bermain Di Bola206
1 User id Sudah Bisa Bermain Semua Game Di bawah Ini.
- BANDAR SABUNG AYAM S1288 & CF88 ( LIVE )
- BANDAR SABUNG BANTENG CF88 ( LIVE )
- SBOBET BOLA
- SBOBET CASINO
- ION CASINO
- IBCBET/MAXBET
- CMD
- GD88
- 855CROWN
- 988bet
- MAXBET
- FISH HUNTER ( TERBARU )
Minimal DP & WD 50RB
Proses DP & WD HANYA 2 MENIT
( Via Live Chat ) Respon Cepat
Costumer Service 24 Jam Online :
Pin BBM : 2BE31C1E
Pin BBM : D62C46CB
FB : Bola_206
Twitter : Bola206
Dapatkan juga :
Bonus Rollingan Casino 1%
Bonus Cashback Sabung Ayam & SPORTBOOK 5%
Bonus Refferral SPORTBOOK 2,5% SEUMUR HIDUP
======== WWW.BOLA206.NET ========
http://www.bola206.ml/2017/05/agent-betting-online-terpercaya-sejak.html
http://berita206206.blogspot.com/2017/06/diduga-dibunuh-cicit-nenek-di-bali.html
http://berita206206.blogspot.com/2017/06/smrc-jokowi-dan-prabowo-head-to-head.html
http://berita206206.blogspot.com/2017/06/ganjar-minta-gunung-kemukus-dijadikan.html
http://berita206206.blogspot.com/2017/06/ekstasi-dibawa-wanita-di-bandara-ngurah.html