![]() |
| Tablig Akbar Jama'ah Muslimin (Hizbullah) di Ponpes Al-Fatah Cileungsi Bogor, Jawa Barat, Ahad, 30 Juli 2017. (Foto: Rana Setiawan/MINA) |
Bogor, MINA - Pembina Jaringan Pondok Pesantren Al-Fatah
Indonesia, K.H. Abul Hidayat Saerodjie mengatakan bahwa Allah memerintahkan
manusia untuk menegakkan dan melaksanakan Islam.
“Yang diperintahkan Allah adalah menegakkan dan melaksanakan
diin (agama), bukan membangun daulah,
bukan membentuk kekuatan (pasukan),” kata ulama dan penulis buku Islam itu dalam
acara tablig akbar Jama’ah Muslimin (Hizbullah) di Pondok Pesantren Al-Fatah
Cileungsi, Bogor, Provinsi Jawa Barat pada hari Ahad (30/7).
Menurutnya, misi untuk membangun kekuasaan dan kekuatan
telah mendorong manusia mengedepankan hawa nafsunya.
“Jika hawa nafsu yang mengendalikan, maka manusia akan
menggunakan kecerdasannya untuk memenuhi hawa nafsunya. Di millenium ketiga
ini, yang melakukan kerusakan di muka bumi bukan binatang atau lainnya, tapi
manusia,” katanya di hadapan lebih seribu umat Islam yang hadir di pagi itu.
Ia menegaskan bahwa telah terbukti hanya agama yang bisa
mengendalikan manusia.
“Praktik agama adalah mempraktikkan perintah Allah dan
Rasul-Nya,” tambah tokoh yang turut merintis dibangunnya “Kampung Islam
Internasional” Muhajirun di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Mi’raj Islamic News
Agency (MINA)


Menegakkan Islam tentunya karena Allah. Menegakkan daulah, tentunya selain Allah
BalasHapus