![]() |
| Ahmad Tibi berbicara kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Kobi Gideon/Flash90) |
Greater Palestine -- Ahmad Tibi, Anggota Parlemen
Israel dalam blok Joint List, aliansi politisi Arab-Palestina, mengatakan bahwa
karena kurangnya upaya oleh pemerintah Israel, (klik tulisan sebelumnya)
ia telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan Israel dan Kementerian Luar
Negeri. Sejauh ini berhasil memulangkan 4.600 warga Palestina dari dalam
Israel, termasuk 150 warga Yerusalem.
"Menurut hukum internasional, Israel (sebagai penjajah)
bertanggung jawab atas semua urusan orang-orang Yerusalem, (tetapi) pemerintah
Israel tidak membuat inisiatif untuk mengevakuasi siapa pun," kata Tibi
kepada Al Jazeera.
"Di sini, kami mengambil tanggung jawab untuk
mengoordinasikan kembalinya orang-orang kami," tambahnya.
Aseel Bader yang berasal dari Hebron di Tepi Barat dan belajar
di kota Prato di Italia, menghubungi Kedutaan Besar Palestina pada awal April
ketika beasiswanya hampir berakhir. Sejak itu ia menunggu untuk mendengar
informasi lebih lanjut.
"Pemerintah kami adalah satu-satunya pintu keluar dari
krisis ini dan satu-satunya pihak yang dapat memperbaiki situasi ini dan
mengembalikan kami ke rumah," kata wanita berusia 26 tahun itu.
"Kami melihat siswa lain kembali ke rumah mereka
sementara pemerintah kami mengatakan tidak ada yang bisa mereka lakukan selain
menunggu negara tetangga untuk membantu kami dengan membiarkan kami melewati
tanah mereka." (Palestiner/Rudi Hendrik)


0 komentar:
Posting Komentar