Greater Palestine - Otoritas Penyiaran resmi Israel mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada Senin (30/10) bahwa jumlah kematian warga Israel telah meningkat menjadi lebih dari 1.538 orang sejak dimulainya Operasi Banjir Al-Aqsa dan serangan Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa sejauh ini, 823
jenazah pemukim telah diidentifikasi, dan 715 jenazah telah dipindahkan, dengan
catatan bahwa proses identifikasi jenazah lainnya masih dalam proses. Al
Mayadeen melaporkan.
Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, mengumumkan pada
konferensi pers pada Ahad (29) bahwa “jumlah tentara Israel yang terbunuh sejak
awal perang telah mencapai 311 orang dan jumlah tawanan Israel di Gaza telah
mencapai 230 orang.”
Menurut data dari Kementerian Kesehatan Israel, 5.431 warga
Israel telah terluka sejak 7 Oktober. Hal ini terjadi pada saat perlawanan
Palestina terus menargetkan pemukiman dan situs Israel dengan roket, sebagai
tanggapan atas pembantaian terhadap warga sipil di Gaza yang menyebabkan
kehancuran dan kematian lebih dari 8.000 warga sipil.
Sebelumnya hari ini, seorang pejabat Qatar menyatakan bahwa
negosiasi tidak langsung yang ditengahi oleh Doha untuk pembebasan tawanan yang
disandera oleh Hamas sedang “berlangsung”, tetapi rencana invasi darat Israel
menghambat proses tersebut, menurut Financial Times.
Invasi darat yang direncanakan telah meningkatkan
kekhawatiran di kalangan keluarga sandera. (RH)

![Ilustrasi: Tentara berbaris di depan peti mati Sersan Staf Ori Izhak Iluz, salah satu dari tiga tentara Israel yang tewas dalam insiden lintas batas dengan Mesir, pada 4 Juni 2023 [JALAA MAREY/AFP via Getty Images]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5koZCXeamskpJS9_TpFYwVYbwXlYrjb8L2TLj5r3zQ9gF64RlOWTzxbYS5AsFJsP9S1HPgqlh-V7Ml6_7N5WkrfMa_L3fulbHtXzYFtmc8v2avPJqfIu-65DDxSiaiC-4tCW1mnpx3VSBbh8IIAa1xOLfxX1UhHQNfzlHAwlb-MwizVzxBzfGFqzot1Q/w400-h266/TENTARA%20ISRAEL.webp)
Habiskan!
BalasHapus